Pernahkah
kamu dimaki-maki oleh orang dengan menggunakan bahasa yang tidak kamu mengerti..? Kamu tahu bahwa kamu sedang dimarahi tetapi tidak merasa sakit hati, hanya
bingung.
Kemudian kamu akan bertanya kepada orang lain, minta bantuan menterjemahkan, tentang apa yang dikatakan orang yang marah kepada kamu. Begitu tahu, saat itulah kamu akan merasa ‘punya hak’ untuk sakit hati.
Kemudian kamu akan bertanya kepada orang lain, minta bantuan menterjemahkan, tentang apa yang dikatakan orang yang marah kepada kamu. Begitu tahu, saat itulah kamu akan merasa ‘punya hak’ untuk sakit hati.
Ketika kamu sedang berusaha mencari tahu, ada teman yang memberi saran agar kamu menghentikan mencari tahu tentang arti ucapan orang yang marah tadi, kamu sudah
tahu kalau dimarahi.
Tetapi kamu tidak menggubris saran itu, dan tetap berusaha mencari tahu. Saat kamu sudah tahu, kamu juga ‘punya peluang’ untuk sakit hati.
Tetapi kamu tidak menggubris saran itu, dan tetap berusaha mencari tahu. Saat kamu sudah tahu, kamu juga ‘punya peluang’ untuk sakit hati.
Jadi
sebenarnya kita punya tiga pilihan pada kondisi itu;
Pertama; Kita memilih untuk tidak peduli dengan apapun yang disampaikan oleh orang marah
tersebut sehingga tidak merasakan apapun.
Kedua; Kita memilih untuk tahu apa yang ia sampaikan tapi tidak memasukkannya ke dalam
hati.
Ketiga; Kita memilih untuk tahu apa yang ia sampaikan dan ‘memilih’ sakit hati bahkan membalas.
Silakan memilih dan bertindak sesuai pilihanmu..
Silakan memilih dan bertindak sesuai pilihanmu..
Teman-teman,
sakit hati atau bahagia adalah tanggung jawab kita masing-masing individu, tanggung jawab kita
sendiri-sendiri. Kita sendiri yang bisa memutuskan untuk bahagia atau tidak.
Orang lain tidak bertanggungjawab dan tidak punya kendali terhadap kebahagiaan kita. Siapapun orangnya tidak akan bisa menyakiti hati kita bila kita tidak mengijinkannya.
Orang lain tidak bertanggungjawab dan tidak punya kendali terhadap kebahagiaan kita. Siapapun orangnya tidak akan bisa menyakiti hati kita bila kita tidak mengijinkannya.
KEBAHAGIAAN
adalah TANGGUNGJAWAB kamu, saya SENDIRI. TIDAK ADA seorangpun yang MAMPU MENYAKITI
HATI kita bila kita TIDAK MENGIJINKANNYA.
Hidup Bahagiaku Tanggung Jawabku, juga
Hidup Bahagiamu Tanggung Jawabmu.
Hidup Bahagiamu Tanggung Jawabmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar